Puisi - Kembalilah

 Kembalilah! 

Nurfilla Oktaviyanti


Sepi bersama gemerlap bintang yang bersinar

Ingin berteriak, "Kemana jiwa pecinta itu? "

"Hilangkah hingga tak tersisa?." ; "dimana?"

Kemarilah, hidupkanlah masa yang terhimpit oleh  puing tinggi itu


Berkisahlah kembali pentas-Mu, aku merindukan riuh pancaran-Mu

Dendangkan kidung memikat itu

Gerak rampak dan rasa makna yang tersimpan

Hidupkan kembali panggung meriah itu


Dimanakah akan ku cari dirimu? 

Tak elok lagikah dirimu untuk mereka? 

Dirimu telah bergeser perlahan tak berjejak

Denyut hati sepi merindukan kemeriahan mu


Kembalilah meriah yang terpendam

Ukir kembali ceritamu

Kemaslah dengan kidung nikmatmu

Kembalilah! 


Riuhkan lagi gendang mu itu

Pentaskanlah dirimu

Bawalah makna gerak dan rasamu

Kemarilah, tunjukkanlah! 


Tunjukkan lagi panggung meriah itu

Hiduplah dengan suara rampak

Kemarilah, bisakah tampak dirimu? sebagian kecil merindukan hadirmu

kembalilah atau terus hilanglah dirimu tak bermakna? 

Waktupun tak bisa melangkah, hanya kau yang perlu beranjak dari tidurmu

Siratkan keindahan yang tak terlupakan,

Seperti kerinduan yang abadi, dalam setiap hela dendangan suaramu

Jember, 4 Mei 2024

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Naskah Drama Dayang Sumbi

Wangsa

Cerpen - Jual DIri