Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Resensi Novel Finding Audrey

Gambar
  Resensi Novel Finding Audrey Triandika Kirani   Judul : Aku, Audrey ( Finding Audrey) Karya : Sophie Kinsella  Alih Bahasa : Angelic Zaizai Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama  Halaman : ± 360 Halaman Novel Finding Audrey menceritakan mengenai kecemasan yang dirasakan Audrey dengan dunia luar, terutama dengan penilaian dari orang lain terhadap dirinya. Hal ini tentu mengganggu, bahkan dijelaskan kalau Audrey menutup diri dari dunia luar dan memilih untuk selalu di rumah. Terisolasi dan terpenjara dengan segala pemikiran otak kadalnya yang menakutkan. Semua disebabkan dari perundungan yang didapatkan Audrey semasa sekolah dan Dr. Sarah sebagai psikolog membantu menanganinya. Konsultasi yang dijalani dan dukungan keluarga bahkan orang terdekat secara bertahap membantu Audrey untuk sembuh. Novel ini sangat menginspirasi untuk keluar dari zona nyaman dan mulai berhubungan dengan dunia luar yang menakjubkan. Isinya yang mengha...

Matahari Telah Pergi

Matahari Telah Pergi Triandika Kirani Matahari telah pergi melebur buih dalam lautan Sinarnya yang keemasan menjadikan senja sesaat Yang dipuja Yang dirindu Mengapa? hadirnya yang sementara justru dipenuhi cinta Fatamorgana  atau delusi nyata? karena mata menganggapnya  seperti lambaian akhir   salam dari perpisahan yang kini, hanya pena dan bait kata bercerita  singkat saja

Tikam Ayu

 Tikam Ayu Triandika Kirani Jarah bedak putih penjuru bumi Adakah yang memandangmu? Jarah pemanis bibir penjuru buana Adakah yang menciummu? Jarah mahal sutra penjuru jagat Adakah yang merayumu? Tuhan tak kan sudi karena kekufuran  Malaikat pun merasa hina dengan kemarukan Sedang neraka, tertawa penuh harapan Hadirmu nyata keabadian  Ayumu bukan lagi kelayakan  Melainkan tikaman

Aroma dan Bayang yang Tersisa

  Aroma dan Bayang yang Tersisa Nurfilla Oktaviyanti dibalik tirai waktu yang digulung senja ada harum yang tak lagi berdiam pada pawon usang  tak lagi mengepul hanya terselip dinding sunyi bersama gelas dan piring yang setia berbaris rapi sendok-sendok tak lagi berani bergemirincing  diselimuti abu pada aroma bawang yang tak lagi  menghunus hidung dan didihan air yang bergumam kini hanya terasa pada ingatan yang lapar suatu waktu aku pulang bukan karena libur panjang perkuliahan tapi karena mimpi yang kau selipkan pada harum bihun goreng yang tak dapat sama kutemui aku singgah ke pusaramu tanpa bunga, hanya dengan mulut kaku yang tak mampu menuturkan kehilangan hanya diam yang kupeluk erat seperti kain lap meja makan yang dulu kau cuci  kau tak pernah bernar-benar pergi kau tinggal dalam rasa yang tak bisa kutuliskan pada aroma masakan yang tak ada yang bisa meniru dan pada dinding yang setia menampilkan cantikmu  dalam sebuah figura besar di ruang tamu ib...

Kita Terlalu Nyaman Dibelenggu

  Kita Terlalu Nyaman Dibelenggu Wilda Indana Lazulfa

Senjakala

  Senjakala Nurfilla Oktaviyanti pernah ada sebuah ruang yang memeluk tanpa syarat menjadi rahim bagi segala yang ingin lahir: pada lagu dan gending yang belum punya kata pada gerak yang mencari tubuh pada segala hal yang ingin tumbuh di situlah waktu kita duduk bersama menautkan warna dunia pada ubun-ubun, mengajari seni yang bukan hanya sekedar pentas melainkan degup pelan yang tak pernah selesai menjadi rumah dari segala yang ringkih: paku berkarat, tirai sobek, cat mengelupas, bohlam penerang, dan sound keras terdengar sekarang hanya menjadi kenangan keabadian lenyap tapi bukan dari tubuh kita pondasi yang sama tapi tak lagi bersama hilang di ingatan yang paling sempit yang diam-diam tetap menetap di denyut nadi dan kini, dalam gelap yang tak memilih siapa pun kita hanya bisa meraba sunyi itu mencari kita yang pernah utuh namun tinggal serpih yang terus jatuh tanpa suara.

Dzikir Rumput Kering

Dzikir Rumput Kering  Alfin Rizki R  Senyap ku tatap Batin meratap Pengap, gelap , lalu lenyap Iman pasang surut tak tetap Waktu terus merayap Anganku melesat Terbang tak bersayap Manusia itu pendengki Hati sunyi Selalu iri Haus birahi duniawi Allah maha tinggi Tapi tak bertinggi Allah maha mengetahui Tak mampuku bersembunyi Allah menciptakan Lalu menyempurnakan Memudahkan Ke jalan kemudahan Untuk menghidupkan kebaikan Membisukan setan Mengekang kebatilan Orang tak beriman Pasti tak sadar Kelak terbakar  Di api yang besar Kekal  Tak hidup Tak mati Aku ingin menyucikan diri Bersujud pada ilahi rabbi