Tikam Ayu
Tikam Ayu
Triandika Kirani
Jarah bedak putih penjuru bumi
Adakah yang memandangmu?
Jarah pemanis bibir penjuru buana
Adakah yang menciummu?
Jarah mahal sutra penjuru jagat
Adakah yang merayumu?
Tuhan tak kan sudi karena kekufuran
Malaikat pun merasa hina dengan kemarukan
Sedang neraka, tertawa penuh harapan
Hadirmu nyata keabadian
Ayumu bukan lagi kelayakan
Melainkan tikaman
Komentar
Posting Komentar