Tidak Tepat

 

Tidak Tepat

Indira Eka Cahyani



Pernah kau hadir, jauh sebelum ia singgah,

mengetuk pelan, namun tak sempat kusadari.

Saat itu, hatiku telah berpagar nama lain, 

dan langkahku terikat janji yang kini hanya bayang.


Lalu kau diam, menunggu di batas senyap,

membiarkan waktu menghapus jejak. 

Tapi kini, kau kembali, 

dengan cara yang tak lagi sama.


Kau ucap salam yang tak terduga,

dan aku terisak dalam batin: 

Mengapa sekarang? 

Mengapa selalu di waktu yang tak tepat?


Aku bukan aku yang dulu,

telah kubakar jejak manis yang menjebak,

telah kupilih jalan yang lurus,

namun hadirmu menggoyahkan arah.


Tuhan, aku takut.

Dulu aku buta, 

kini aku ingin menjaga langkah. 

Tapi mengapa ia datang,

di saat aku tengah merangkai sunyi menjadi tenang,

menyulam diri dalam dekap-Mu yang lapang?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Naskah Drama Dayang Sumbi

Wangsa

Cerpen - Jual DIri